PEKANBARU | SILETperiatiwa.com – Isu yang sempat menyebut pengaruh Ida Yulita Susanti akan meredup setelah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ternyata jauh dari kenyataan. Justru sebaliknya, tokoh perempuan yang dikenal lama di lingkaran politik Golkar Riau itu semakin aktif membangun komunikasi politik dan memperkuat jaringan.
Belakangan, nama Ida Yulita Susanti kembali menjadi perbincangan di kalangan politisi daerah. Meski tidak lagi berada di posisi strategis di BUMD, aktivitas politiknya terlihat semakin intens, terutama dalam merangkul tokoh-tokoh senior serta kader Partai Golkar di Provinsi Riau.
Hal itu terlihat saat Ida Yulita Susanti yang menjabat sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Riau menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan para senior dan tokoh Golkar di Pondok Khas Melayu, Jalan Adi Sucipto, Kota Pekanbaru, Minggu (15/3/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri sejumlah tokoh organisasi Kosgoro, kader senior Golkar, hingga sejumlah tokoh politik daerah. Pertemuan itu bukan sekadar agenda buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang komunikasi bagi para tokoh Golkar untuk mempererat hubungan di bulan Ramadan.
Dalam sambutannya, Ida menegaskan bahwa silaturahmi menjadi hal penting untuk menjaga kekompakan dan soliditas di tubuh organisasi maupun partai.
“Ramadan adalah momentum yang baik untuk mempererat persaudaraan. Kita ingin menjaga kebersamaan, khususnya di keluarga besar Kosgoro dan Golkar Riau,” ujar Ida Yulita Susanti.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antar tokoh dan kader partai harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
“Silaturahmi seperti ini penting agar kita tetap solid. Politik itu dinamis, tapi kebersamaan harus tetap dijaga,” katanya.
Selain aktif di tingkat daerah, Ida Yulita Susanti juga terlihat semakin intens menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh perempuan Golkar di tingkat nasional.
Dalam beberapa kesempatan terakhir, Ida terlihat bertemu dan menjalin kedekatan dengan Wakil Ketua DPR RI dari Partai Golkar, Sari Yuliati, serta Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Atalia.
Kedekatan dengan tokoh-tokoh perempuan di tingkat pusat itu dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring politik sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam politik Golkar.
Menurut Ida Yulita Susanti, komunikasi dengan tokoh perempuan di tingkat nasional menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam dunia politik.
“Perempuan juga memiliki peran penting dalam politik. Kita harus saling mendukung dan membangun komunikasi agar semakin banyak perempuan yang berkontribusi,” ujar Ida saat diwawancarai media ini di sela-sela acara buka puasa bersama yang digelar di Pondok Khas Melayu, Minggu (15/3/2026).

Leave a Reply