Pekanbaru, Siletperistiwa.com – Dunia Migas Riau di hebohkan dengan dugaan kebohongan profesi, ahli kelautan di branding sebagai pakar migas. Penggiringan Opini publik melalui media ataupun situs Website pribadi. (4/1/26)
Banyak berita beredar terkait hal tersebut di puluhan media online, yang disampaikan oleh pandangan para Ahli Migas Riau yang telah lama berkecimpung di Dunia MIGAS, Seperti Bapak M.Yunus dan Bapak Novario.
Terkait hal tersebut, beberapa awak media mencoba meminta pendapat kepada DPP LSM BERANTAS yang selama ini giat melakukan kontrol sosial ditengah masyarakat khususnya di Propinsi Riau terkait informasi dan adanya kecemasan dari para Ahli MIGAS Riau tersebut.
DPP LSM BERANTAS melalui Kabid Kominfo, Bung Erick Simanjuntak, SH menyampaikan, ” Kita telah membaca dan memperhatikan terkait hal tersebut dari beberapa pemberitaan terkait diragukannya Kompetensi dari seseorang yang di gadang – cadangkan oleh Kementrian ESDM dan SKK MIGAS. Kita bagian dari masyarakat Riau, tentunya berharap dan meminta kepada Kementrian ESDM ataupun SKK MIGAS untuk profesional dalam melakukan penilaian untuk mengangkat seseorang menjadi pimpinan dari Perusahaan Migas di Riau, ”
“Jangan karena ada unsur kepentingan, kedekatan pribadi tanpa adanya uji Kompetensi atau kelayakan, tanpa kordinasi ke berbagai ahli Migas di Riau sudah langsung menghembuskan isi calon kepemimpinan seperti BSP kepada Bapak Satrio Antoni, Phd.Lakukan test, uji kompetensi, teliti kualitas dan pemahannya akan Migas, sudah berapa ide atau prestasi yang di ukir jika beliau kompeten dibidang Migas, “Sebut Erick
Ini bukan menyangkut kepentingan pribadi atau golongan lagi, tapi ini menyangkut Aset Negara, Aset Riau yang tentunya dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat Riau Khususnya dan Indonesia pada umumnya. Jangan lagi mempergunakan praktek kewenangan, kedekatan pribadi dalam melakukan penilaian. Itu jaman dulu, sekarang kita musti berubah menuju Indonesia Emas 2045. Jika begini terus, kapan Riau akan berkembang dan apakah Indonesia Emas bisa di capai?, lanjut Kabid Kominfo DPP LSM BERANTAS.
Kementrian ESDM dan SKK MIGAS, harus tegas dan menjalankan standard yang benar. Cek segala kebenaran, bukan hanya dengan data informasi, tapi turun langsung ke lapangan, lakukan investigasi, koordinasi dengan ahli Migas Riau, Para Akademisi Migas dan tokoh Riau yang paham. Kita hanya mengesankan kepentingan masyarakat Riau dan Ast Negara, dan tidak ada kepentingan pribadi atau kelompok dalam situasi ini. Tolong Menteri ESDM dan SKK MIGAS, Bijaksana dalam memberikan informasi ke publik dan cari yang benar – benar Kompeten,” sebut Erick
Harap Kementerian ESDM dan SKK MIGAS bijaksana dan mengecek Kompetensi Saudara Satrio Antoni PhD lebih dahulu sebelum mengeluarkan statemen.**(Tim).

Leave a Reply