Lelang BUMD Siak Yang Di Gaungkan, LSM Forkorindo Berikan Tanggapan Dahulukan BUMD yang tidak memberikan Kemasukan Untuk PAD

Ket : Ketua Umum LSM Forkorindo Kabupaten Siak Syahnurdin

SIAK | Siletperistiwa.com – Gembornya lelang Jabatan Direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Siak hendaknya mengacu pada profesional bukan kedekatan atau ada unsur lainnya , jangan dikarenakan ada sesuatu membuat Jajaran Direktur ,komisaris dan direksinya yang memimpin BUMD yang jelas memberikan kontribusi bagi daerah ikut tergantikan .

Hal ini disampaikan oleh Ketua LSM Forkorindo Kabupaten Siak Syahnurdin yang didampingi jajaran pengurus LSM 19/1/2026 disiak , menurutnya melihat perkembangan saat ini gembornya pemberitaan bahwa bakal ada lelang jabatan Mulai dari jajaran Direktur ,komisaris dan jajaran direksi BUMD yang ada disiak atau lima BUMD Raksasa, lelang tersebut hendaknya mengacu pada kebutuhan dan profesional jangan jajaran Direksi yang dipimpinnya atau BUMD yang jelas selama ini memberikan kontribusi nyata ( Deviden) buat daerah ikut menjadi suatu kebijakan yang merugikan daerah dan masyarakat itu sendiri ” kata Syahnurdin ”

Artinya jangan sampai jajaran pengurus BUMD yang mampu bekerja keras selama ini ikut dikorbankan , kita sependapat pemerintah kabupaten Siak merombak atau melelang BUMD yang jelas milik daerah kabupaten Siak , namun harus dipilah terutama BUMD yang memang tidak pernah memberikan kemasukan PAD atau deviden bagi daerah selama ini wajar dilelang ,jangan BUMD yang jelas memberikan kontribusi nyata bagi daerah jajaran direksinya dilelang ,jangan dikarenakan ada unsur – unsur lain yang akan menjadi penyesalan , karena BUMD yang selama ini mampu memberikan kontribusi yang jelas bagi daerah artinya mereka dinilai mampu dan bekerja keras selama ini ,karena untuk meraih dan mendapatkan itu semua bukanlah mudah.

Keberhasilan yang dicapai dari kinerja mereka selama ini ,maka dari itu hendaknya pemerintah daerah harus mampu memilah dan lebih profesional ,jangan ada unsur lain atau kedekatan ,balas Budi ataupun unsur nepotisme ” kata Syahnurdin ” karena mencapai keberhasilan tersebut ada proses – proses yang mereka lakukan selama ini ,kerja keras , progres yang jelas dan rasa tanggung jawab mereka kepada daerah juga kepada masyarakat , itu harus dipertahankan ” kata Syahnurdin ”

LSM Forkorindo menilai dan punya catatan sendiri mana BUMD yang selama ini tidak memberikan kontribusi bagi daerah berupa deviden kemasukan PAD , jikapun itu harus dilelangkan hendaknya didahulukan BUMD yang tidak punya konsep janji – janji melulu atau hanya target – target ujungnya nihil diakhir tahun.

Ditambahkan Syahnurdin kita sama – sama cinta dan sayang dengan kabupaten Siak ini , dan tetap satu konsep dan keinginan dengan pemerintah daerah , tapi BUMD yang jelas memberikan kontribusi bagi daerah harus dipertahankan baik itu direkturnya ,komisarisnya dan juga jajaran direksinya karena mereka dinilai mampu bekerja dan mempunyai konsep dan progres yang jelas BUMD yang dipimpinnya ,jangan sampai mereka dikorbankan ” tuturnya ”

Ditambahkan Syahnurdin pihaknya tidak punya kepentingan atau mendukung siapa , sebagai LSM melakukan sosialisasi kontrol dan sharing maupun buah pikiran ( pendapat ) karena ini juga salah satu tanggung jawab LSM sebagai lembaga sosial kontrol maupun pengawasan , mudahan masukan ini memberikan edukasi bagi pengambil kebijakan , tempatlah orang yang memang sudah teruji selama ini ,jangan melihat enak mereka duduk baik sebagai direktur maupun jajaran direksi lainnya ,karena keberhasilan yang mereka raih itu adalah buah kerja keras dan bukti tanggung jawab kepada daerah maupun masyarakat ” ujar Syahnurdin panjang lebar “.

Sementara itu dikutif media ini dari yang dimuatkan sebelumnya salah satu media rp.c bahwa Pemerintah Kabupaten Siak memiliki lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang direksinya akan dilelang, baik itu direktur, maupun komisaris.

Lima BUMD itu adalah, PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), PT Bumi Siak Pusako (BSP), PT Sarana Pertambangan Energi (SPE), Sarana Pembangunan Siak (SPS), dan PT Permodalan Siak (Persi).

Demikian dikatakan Asisten II Setkab Siak H Heriyanto SH, yang juga Komisaris PT Bumi Siak Pusako (Bumi Siak Pusako )

Lelang ini tentu saja memberi angin segar bagi putra putri daerah yang ingin mendedikasikan ilmunya dalam membangun Kabupaten Siak melalui BUMD.

Peluang terbuka luas, tak hanya bagi putra putri daerah Siak, tapi seluruh Indonesia yang punya komitmen, menjadikan BUMD di Kabupaten Siak, sebagai BUMD yang tidak terus menerus menyusu dengan penyertaan modal.

“Kami ingin ada inovasi, BUMD memberikan kontribusi tak hanya bagi pembangunan Siak, juga bagi masyarakat, baik tenaga kerja lokal, maupun pelaku usaha dan UMKM,” kata Heriyanto, Kamis (15/1/2026) malam.

Inovasi dibutuhkan dan tentu saja orang orang yang memenuhi kualifikasi menjadi harapan.

Saat ini, sedang digodok persyaratan apa saja yang diperlukan, sehingga ketika diumumkan, banyak pilihan, dan itu akan sangat memudahkan pansel dalam mendapatkan orang orang pilihan dan terbaik sesuai kualifikasi.

“Saya mengharapkan putra putri daerah berkontribusi dengan mempersiapkan diri, sehingga siapapun nantinya yang terpilih dan masuk dalam jajaran direksi, merupakan orang orang terbaik,” kata Heriyanto.

Adapun lima BUMD itu yang direksinya dilelang terbuka PT Bumi Siak Pusako (BSP), bergerak di sektor energi, khususnya migas.

PT Sarana Pertambangan Energi (SPE), terlibat dalam pengelolaan sumber daya pertambangan dan energi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*